Banyak Caleg Belum Laporkan Dana Kampanye

0
111

JAKARTA (suara-karya.com) – Masih banyak calon anggota legislatif (caleg) yang belum melaporkan dana kampanye padahal sudah mulai berkampanye.


“Masih banyak caleg yang belum melaporkan dana kampanye, tapi di beberapa daerah dana kampanye sudah digunakan,” ujar Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta, di Gedung Bawaslu Jakarta, Jumat.

Suminta kemudian memberikan contoh kasus yang terjadi di Surabaya yakni seorang caleg belum melaporkan dana kampanye secara utuh kepada KPU setempat, akan tetapi baliho yang dipasang sudah mendominasi dapilnya.

Ia menambahkan, beberapa kajian awal KIPP menunjukkan banyak partai politik yang tidak melaporkan secara utuh mengenai dana kampanye, terutama terkait sumbangan dana kampanye.

“Seperti di beberapa daerah dana kampanye yang dilaporkan hanya beberapa ratus ribu, sedangkan pemasangan APK telah banyak,” ucap Suminta.

Menurut dia hal ini menandakan bahwa beberapa laporan yang berhubungan dengan sumbangan dana kampanye belum dilaporkan.

Dalam kesempatan yang sama peneliti dari Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat Muhammad Hanif mengatakan aturan dari dana kampanye menyatakan bahwa biaya kampanye perorangan tidak boleh mencapai Rp5 miliar dan untuk korporasi tidak boleh melebihi dari Rp25 miliar.

“Memang dalam hal ini kita sebagai pemantau pemilu tidak dapat melihat dana kampanye tersebut digunakan untuk apa, karena dalam pelaporan mengenai dana kampanye dilakukan 15 hari setelah penghitungan suara,” tegas Hanif.

Sementara itu, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 17 Tahun 2013, setiap calon anggota legislatif wajib melaporkan dana kampanye, namun pelaporannya tidak dilakukan perseorangan melainkan melalui partai politiknya. (Yunita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here