Dolar Jatuh Setelah Trump Desak Akhiri Shutdown

0
72

DJAKARTA (suara-karya.com): Kurs dolar AS jatuh ke level terendah lebih dari satu minggu pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perjanjian tentatif dengan anggota parlemen untuk mengakhiri penutupan (shutdown) sebagian pemerintah AS selama tiga minggu.

Pengumuman Trump secara singkat mengupas kerugian dolar AS, tetapi para pedagang mengatakan reaksi mata uang tidak sekuat yang diharapkan.

Perjanjian itu menyerukan tiga minggu pendanaan sementara dan seorang pembantu senior Demokrat mengatakan uang yang diminta presiden untuk tembok perbatasan tidak termasuk.

Trump sebelumnya bersikeras tentang pencantuman 5,7 miliar dolar AS untuk membantu membayar tembok sepanjang perbatasan AS-Meksiko yang luas dalam setiap undang-undang untuk mendanai lembaga pemerintah.

“Reaksi dolar AS tidak superkuat karena ketidakpastian tetap ada,” kata Juan Perez, pedagang mata uang senior, di Tempus Inc di Washington.

Dalam perdagangan sore, indeks dolar AS turun 0,8 persen menjadi 95,812, sebelumnya jatuh ke level terendah satu minggu. Pada Kamis (24/1), indeks dolar naik ke tertinggi tiga minggu di 96,676.

Euro, di sisi lain, rebound pada Jumat (25/1), stabil setelah pernyataan dovish presiden Bank Sentral Eropa (ECB) gagal mengubah penilaian yang sudah suram pada ekonomi zona euro.

Mata uang tunggal itu naik 0,9 persen menjadi 1,1412 dolar AS.

Euro pada Kamis (24/1) melemah secara luas karena komentar-komentar tersebut dan jatuh ke level terendah dua bulan di 1,1286 dolar AS.(Lydia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here