Mendagri Sampaikan Sembilan Catatan Jelang Pemilu 2019

0
44
Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Menko Polhukkam Wiranto (Ist)

JAKARTA (suara-karya.com):  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan Sembilan catatan jelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

Hal itu dipaparkan dalam Rapat Koordinasi (Rakornas) Bidang Kewaspadaan Nasional Dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Jakarta, Rabu (27/3).

“Ada beberapa catatan untuk memastikan kesuksesan  Pemilu Serentak 2019 ini, jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu tahapan kesinambungan pembangunan bangsa kita ini,” kata Tjahjo.

Sembilan catatan itu kesusksesan Pemilu Serentak 2019, menurut Tjahjo Kumolo yakni pertama, pemilu adalah agenda negara sesuai amanat konstitusi

“Pemilu ini ajang lima tahunan sesuai amanat konstitusi, karenanya ini agenda rutin yang harus dijamin kesuksesannya. Bedanya kali ini kita menghadapi keserentakan dan dihadapkan pada lima kertas suara,” kata Tjahjo.

Kedua, memberikan dukungan, sosialisasi termasuk melalui media, guna meningkatkan partisipasi masyarakat.

Ketiga, mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Aparat harus menjamin keberlangsungan Pemilu dan menjamin masyarakat yang datang ke TPS untuk menyalurkan hak suara secara langsung, rahasia, jujur tanpa intimidasi karena hak suara masyarakat dijamin Undang-undang,” kata Tjahjo.

Keempat, terciptanya sinergitas dan konsolidasi antara stakeholder (pemangku kepentingan).

Kelima, netralitas dan sikap tegas tanpa diskriminasi. “Beberapakali saya pesankan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral, kepala daerah yang mau berkampanye harus cuti dan tidak boleh menggunakan atribut negara,” tegas Tjahjo.

Keenam, deteksi dini kerawanan “KPU dan Penyelenggara Pemilu sudah memetakan peta kerawanan, Polri juga sudah, ini sebagai antisipasi dan kesiapsiagaan potensi kerawanan Pemilu. BIN dan BSSN juga sudah bersiap siaga mendeteksi kerawanan,” ungkap Tjahjo.

Ketujuh, responsif terhadap beberapa persoalan.

Kedelapan, optimalkan peran serta tokoh masyarakat dan Organisasi Kemasyarakatan.

Kesembilan,  antisipasi aksi teror. “Antisipasi aksi teror dengan mengaktifkan Siskamling, ronda,  serta aktifkan wajib lapor untuk tamu,” pesan Tjahjo.

Dengan Sembilan catatan itu, Mendagri Tjahjo Kumolo optimis penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan lancar, sukses dan aman, belajar dari pengalaman tiga kali Pilkada Serentak sebelumnya. (Andreas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here