Pemerintah akan Beri Penghargaan pada Petugas KPPS yang Meninggal Dunia

0
24
Mendagri Tjahjo Kumolo (Ist)

JAKARTA (suara-karya.com):  Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo masih menunggu usulan lembaga penyelenggara pemilu terkait santunan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia karena bertugas selama Pemilu Serentak 2019.

Meski demikian, Mendagri memastikan pemerintah akan memberikan penghargaan bagi petugas yang kerap ia sebut sebagai Syuhada Kusuma Bangsa tersebut.

“Kami menunggu usulan dari Bawaslu dan KPU. Saya yakin pemerintah akan memberi penghargaan, tetapi kalau soal anggaran nanti biar dari Bawaslu  fixed-nya  (pastinya) berapa untuk yang sakit, berapa yang meninggal termasuk KPPS dan anggota Polri ,” kata Mendagri sebelum mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4).

Tjahjo mengaku belum mendapatkan informasi utuh mengenai jumlah petugas KPPS yang sakit ataupun meninggal dunia. Pasalnya, data dari KPU masih dilengkapi Bawaslu.

“Secara utuh belum, yang sudah dari Kepolisian lengkap, data detailnya nama, pangkat, penugasan dari mana, gugur karena apa. Data dari KPU sedang dilengkapi Bawaslu,” ungkap Tjahjo.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah petugas KPPS sakit dan meninggal dunia usai bertugas dalam pemungutan dan penghitungan suara. Ada pula yang meninggal dunia kecelakaan karena diduga kelelahan usai mengawal proses Pemilu.

Sementara itu, hingga hari ini, Senin (22/4) 15 orang anggota Polri tercatat meninggal dunia berdasarkan rekap data yang dikeluarkan Mabes Polri. (Andreas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here