Menhan: Tiga Persen Prajurit TNI Terpapar Radikalisme

0
42

JAKARTA (suara-karya.com) – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan sebanyak sekitar tiga persen anggota TNI terpapar paham radikalisme.

“Kurang lebih tiga persen, ada TNI yang terpengaruh radikalisme dan tidak setuju dengan ideologi negara, Pancasila.” ujar Menhan Ryamizard di Jakarta, Rabu (19/6).

“Saya sangat prihatin, dengan hasil pengamatan yang dilakukan Kementerian Pertahanan baru-baru ini, tentang Pancasila. Pancasila itu kan perekat negara kesatuan ini. Rusaknya Pancasila, rusaknya persatuan kita. Hilangnya Pancasila, berarti hilangnya negara ini,” katanya.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini meminta agar anggota TNI yang terpapar paham radikalisme kembali mengingat dan berpegang pada sumpah prajurit.

“Kita mengimbau supaya mereka menepati sumpah prajurit, menyatakan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila. Sumpah, tidak boleh main-main dengan sumpah,” ucapnya.

Selain prajurit TNI yang tidak setuju dengan Pancasila, kata Ryamizard, sebanyak 23,4 persen mahasiswa setuju dengan negara Islam/ khilafah, lalu ada 23,3 persen pelajar SMA.

“Sebanyak 18,1 persen pegawai swasta menyatakan tidak setuju dengan ideologi Pancasila, kemudian 19,4 persen PNS menyatakan tidak setuju dengan ideologi Pancasila, dan 19,1 persen pegawai BUMN tidak setuju dengan pancasila,” ujarnya. (Andreas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here