Kepala Daerah Jangan Buat Perda yang Hambat Investasi

0
34

BOGOR (suara-karya.com): Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly meminta kepala daerah untuk tidak membuat peraturan daerah (perda) yang menghambat masuknya investasi ke daerah.

“Jangan mempersulit investasi justru harus mempermudah,” kata Yasonna H Laoly dalam acara Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkompinda di Sentul International Convention Centre (SICC) Bogor, Rabu (13/11/2019).

Yasonna H Laoly mengatakan pemerintah sudah berkomitmen untuk menghapus berbagai regulasi yang menghambat investasi. Hal ini sudah menjadi.komitmen bagi Presiden Jokowi untuk.menyederhanakan regulasi. Untuk itu, ia meminta kepala daerah jangan mempersulit perizinan dalam berusaha.

“Kasih izin dulu, kalau ada persyaratan yang kurang belakangan,” tuturnya.

Yasonna H Laoly mengatakan pemerintah akan mengharmonisasikan perda-perda agar tidak tumpang tindih dan saling bertentangan satu sama lain.

Jangan sampai.perda itu menghambat investasi. “Daerah memerlukan investasi agar ada pajak masuk dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Meski.demikian, Yasonna H Laoly juga mengakui regulasi yang ada sekarang sudah terlalu banyak baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah.

“Sudah over regulasi,” katanya.

Untuk itu, ia.mengatakan pemerintah akan membuat sebuah undang- undang yang bersifat komprehensif untuk.mendukung iklim.investasi.

“Undang-undang yang mungkin gado-gado atau bisa disebut undang-undang sapu jagat. Dalam undang-undang itu ada regulasi tentang tenaga kerja, perizinan. Pertanahan dan RUTR,” ujarnya. (Andreas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here