Draft RUU Cipta Lapangan Kerja yang Beredar Diduga Palsu

0
14

JAKARTA (suara-karya.com):  Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian  menegaskan  RUU Cipta Lapangan Kerja masih dalam proses finalisasi oleh pemerintah. Draft RUU yang beredar berjudul “Penciptaan Lapangan Kerja”, sedangkan yang sedang dalam proses finalisasi berjudul “Cipta Lapangan Kerja”.

“Sehingga apabila ada draft RUU yang beredar dan dijadikan sumber pemberitaan, maka bisa dipastikan bukan draft RUU dari pemerintah dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian  Susiwijono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (21/1).

Susiwijono menegaskan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga tidak pernah menyebarluaskan draft RUU Penciptaan Lapangan Kerja dalam bentuk apa pun sampai proses pembahasan selesai.

 Sesuai mekanisme penyusunan Undang-Undang, Pemerintah sudah merampungkan substansi RUU Cipta Lapangan Kerja dan telah diusulkan oleh Pemerintah kepada Badan Legislasi Nasional DPR untuk dicantumkan dalam Program Legislasi Nasional. 

Setelah DPR  menetapkan RUU Cipta Lapangan Kerja tercantum dalam Daftar Prolegnas Prioritas Tahun 2020, pemerintah segera menyiapkan Surat Presiden (Surpres) kepada Ketua DPR RI.

“Presiden akan menyampaikan Surpres tersebut kepada Ketua DPR , disertai dengan draft Naskah Akademik dan RUU Cipta Lapangan Kerja. Sampai saat ini Surat Presiden tersebut belum disampaikan,” katanya.

 Pemerintah tetap memperhatikan masukan dan pertimbangan dari masyarakat sampai dengan RUU Cipta Lapangan Kerja tersebut disampaikan kepada Ketua DPR.

Seperti diketahui, RUU Cipta Lapangan Kerja adalah terobosan regulasi untuk menjaga keseimbangan antara perluasan lapangan kerja dan perlindungan pekerja, untuk menghasilkan investasi baru sehingga dapat menampung 9 juta calon pekerja demi pertumbuhan ekonomi yang dibutuhkan untuk mencapai Indonesia Maju.  (Wati)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here