Indonesia Tolak Bantuan AS “Lawan” China di Natuna

0
5
Menko Polhukkam Mahfud MD (Ist)

JAKARTA (suara-karya.com): Pemerintah Indonesia menolak tawaran bantuan dari pemerintah Amerika Serikat untuk bekerja sama dalam persoalan “konflik” di perairan Natuna terkait berseliwerannya kapal-kapal China.

Tawaran itu disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr saat berpamitan di Kantor Kemenko Polhukam pada Jumat (24/1) itu.

“Dia bertanya soal Laut China Selatan, apa yang bisa dikerjasamakan. Saya bilang tidak perlu kerja sama dengan AS,” tutur Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

Mahfud menambahkan, apabila Indonesia menerima tawaran kerja sama AS di perairan Natuna, Indonesia akan terjebak dalam perang proxy antara AS dan China.

Padahal, posisi Indonesia terkait perairan Natuna sudah jelas dan tidak dapat diganggu gugat. Hal ini berbeda dengan Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Vietnam yang berperkara secara multilateral melawan China.

“Indonesia tidak pernah berperkara karena kita tidak pernah menganggap China punya hak atas daerah perairan kita yang saat ini jadi masalah. Kalau datang usir saja. Kita tidak perang,” ucap Mahfud.

Saat menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian, Mahfud mengatakan Indonesia tidak bernegosiasi atau tawar menawar mengenai perairan Natuna yang diatur hukum internasional.(Wati)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here