Kemendagri: Mendagri Tidak Pernah Arahkan Pilihan Rakyat di Pilkada Serentak 2020

0
18
Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar (Ist)

JAKARTA (suara-karya.com): Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menegaskan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tidak pernah membuat pernyataan yang mengarahkan rakyat untuk memilih kepala daerah petahana atau calon kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2020.

“Bapak Mendagri Tito Karnavian tidak pernah bermaksud mengarahkan atau mengintervensi hak pilih rakyat untuk memilih petahana atau bukan petahana. Justru,  beliau berulang-ulang dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa kepala daerah petahana atau bukan petahana punya peluang yang sama untuk menang dalam Pilkada Serentak 2020 di tengah masa pandemi Covid-19,” kata Bahtiar, di Jakarta, Rabu (24/6).

Bahtiar menyayangkan adanya pemberitaan yang seolah menunjukkan Kemendagri  dan khususnya Mendagri Tito Karnavian membuat pernyataan yang bersikap tidak netral dengan mengarahkan pilihan rakyat pemilih di daerah.

“Bapak Mendagri justru menekankan Pilkada Serentak 2020 adalah pertarungan dan kompetisi  baik itu bagi kepala daerah petahana maupun non-petahana, untuk menawarkan program, ide, gagasan dan inovasi kepada rakyat pemilih untuk membangun inovasi kenormalan baru yang produktif dan aman dari Covid-19,” kata Bahtiar.

Bahtiar yang juga menjabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini menambahkan, rakyat akan memilih calon kepala daerah – baik petahana maupun non-petahana, yang memiliki program,  ide, gagasan dan inovasi  untuk mengatasi wabah Covid-19 dan berikut dampaknya baik sosial, ekonomi, pelayanan publik dan bidang kehidupan lainnya.

“Mengapa demikian karena musuh bersama rakyat saat ini adalah bersama-sama melawan pandemi Covid-19 beserta segala dampaknya. Karena itu, peluang  yang dapat diperoleh dalam Pilkada 2020 yang berlangsung di tengah pandemi adalah kita akan memperoleh pemimpin daerah yang akan mampu memimpin rakyat di 270 daerah pemilihan yang menyelenggarakan pilkada untuk memimpin masyarakat bangkit melawan pandemi Covid-19 dan optimis terus mampu tetap produktif diberbagai sektor/bidang tapi aman dari Covid 19,” tutur Bahtiar.

Hal ini juga sejalan dengan tujuan dan maksud diselenggarakannya Lomba  Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru, Produktif dan Aman Covid-19 yang diselenggarakan Kemendagri dan diinisiasi oleh Mendagri Tito Karnavian.

“Penjelasan Bapak Mendagri  sangat lengkap apa maksud, tujuan dan manfaat lomba inovasi kenormalan dari daerah. Yakni mendorong kepala daerah dan pemerintah daerah melakukan inovasi  dalam tatanan normal baru, produktif dan aman dari Covid-19,” kata Bahtiar. (Andreas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here