Mendagri “Tantang” Kepala Daerah Lakukan Gerakan Bagi Masker

0
14

JAKARTA (suara-karya.com):  Gerakan satu juta masker yang diinisiasi oleh Pemda Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pecahkan rekor  Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Gerakan ini pun bikin salut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Bahkan, Mendagri ‘menantang’ daerah lain untuk mengikuti jejak Kabupaten Gowa, buat gerakan satu juta masker yang sangat bermanfaat bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. Mendagri berjanji akan datang langsung ke daerah yang menginisiasi gerakan satu juta masker.

” Jika ada daerah lain yang bisa pecahkan rekor MURI seperti di Gowa,  saya  berjanji akan  hadir langsung ke daerah tersebut,” kata Mendagri saat hadir di acara launching Gerakan Sejuta Masker yang digelar di Gedung Haji Bate di Kabupaten Gowa, Sulsel, Rabu (8/7).

Menurut Mendagri, ia menyempatkan datang ke Gowa di sela-sela kunjungan kerjanya, karena memang sudah berjanji kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang sempat datang ke Jakarta, menemuinya untuk meminta kesediaannya jadi external examiner untuk program doktor Bupati Gowa. Maka, usai menghadiri acara rapat persiapan Pilkada serentak di Sulsel, dan kunjungan ke Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, sorenya ia langsung ke Gowa.

Tito pun lantas bercerita. Ketika Bupati Gowa bertamu ke kediamannya, ia sempat berdiskusi membahas penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Sulsel, khususnya di Gowa. Dalam diskusi itu, Tito mengaku, sempat menyampaikan ide soal gerakan bagi-bagi masker.

” Kita berdiskusi juga soal Covid-19 yang ada di Sulsel, diantaranya saya menyampaikan bagaimana kalau seandainya buat gerakan bagi-bagi masker. Kalau yang buat Perda sudah banyak, tapi kan Perda itu kan kalau kita hanya tekan saja masyarakat itu  kan enggak elok. Itu  untuk “ending deterred” tapi juga harusnya ada solusi yang lainnya juga, yaitu sosialisasi. Saya kira sudah banyak yang melakukan sosialiasi, tapi yang real membagikan masker karena masyarakat kita belum tentu ada yang bisa beli masker, punya masker, terutama masker kain saya sampaikan supaya bisa dicuci ulang,” ungkap Mendagri.

Bupati Gowa pun, kata Mendagri, saat itu langsung menyanggupi. Siap melakukan gerakan bagi-bagi masker. Mendagri juga bercerita, jika itu benar-benar dilakukan, dirinya bakal datang langsung ke Gowa.

”  Saya bilang kalau bisa melaksanakan itu saya akan datang, karena pertama kali berarti kepala daerah yang merespon gerakan membagi masker satu juta dan sore ini saya datang. Saya melihat jumlahnya bukan satu juta, tapi satu juta 200 ribu. Padahal penduduknya 700 ribu, berarti masih bisa untuk memberikan sumbangsih kepada daerah sekitarnya. Kita tahu bahwa klaster Makassar, Gowa, Maros ini termasuk yang agak tinggi ya, yang cukup tinggi,” katanya.

Gerakan bagi-bagi satu juta masker ini, lanjut Mendagri, menjadi salah satu ikhtiar bersama untuk menekan penyebaran Covid. Ia pun berharap, masyarakat yang diberi masker, disiplin memakainya. Karena masker, adalah salah satu senjata untuk mencegah seseorang terpapar virus. (Andreas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here